<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d6735511\x26blogName\x3ddodYmania+-+a+daring+adventure\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dBLUE\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://dodymania.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3den_US\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://dodymania.blogspot.com/\x26vt\x3d907746932591289706', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
a daring adventure...
Profile | Blog | Fellow Blogger | Links | Gallery
Saturday, September 10, 2005

 gagal maning *sigh... sigh... sigh* :-(



Oh... ngga tau kenapa kok sang sindroma malas posting masih juga melanda diri saya! Entah karena terlalu banyak kerjaan dan kegiatan sehingga begini jadinya? Hehehe... ngga tau deh! Mungkin ini lah pertanda kalau saya memerlukan sedikit waktu dan ruang untuk sejenak beristirahat dari hingar-bingar riuh-rendah gemerlapnya dunia blogging. Maklum lah, kalau udah jadi selebritis gini kan susah sekali untuk menghidari incaran nyamuk-nyamuk wartawan infotainment serta kejaran penggemar yang tiada hentinya meminta autographs serta berfoto bersama *jayus mode on* :-)

Jadi... bagaimana kabar minna-san? Hope this finds you well and in a good mood. I'm doing rather well terlepas tulisan saya kali ini yang mungkin sedikit banyak memberikan kesan yang "kurang sedap". Meski beberapa waktu sebelumnya hari-hari saya dipenuhi oleh sederetan euforia (more stories on this later) nampaknya apa yang terjadi hari Jumat lalu (9/9) tak pelak memberikan warna kelabu pada pekan ini.

Dengan menyisakan sedikit perasaan tipsy dari pesta semalam (hehehe) saya terpaksa mengawali hari ini dengan rasa lelah serta kantuk yang begitu mendalam. Namun apa boleh buat, yang namanya tugas harus dilaksanakan sebaik-baiknya. Berlagak sok profesional bak seorang bos besar saya pun datang ke "markas besar" kami untuk memenuhi janji yang sudah diatur sebelumnya. FYI, saya telah memutuskan untuk menerima tawaran "kerja serabutan" dari seorang kawan pada salah satu proyek besarnya. Sebuah organisasi yang membawahi berbagai perusahan periklanan di tanah air akan melaksanakan kongresnya di Surabaya yang akan dilaksanakan pekan depan. Jadi ceritanya saya akan bekerja sebagai kuli alias "mbabu" kepada para bos-bos itu sebagai pekerja "kelas krucuk" di bagian seksi sibuk dan hura-hura :-)

Pagi itu saya dijadwalkan untuk menerima pengarahan dari sang bapak-bapak petinggi (baca: pejabat tingkat nasional) dalam sebuah rapat kordinasi. Tanpa dibekali informasi yang cukup, saat itu berubah menjadi sebuah mimpi buruk di siang bolong. Sebagai kawula alit yang tak tahu apa-apa, saya harus menerima berbagai tekanan dan cercaan dari sana-sini. Whuaaakkzzz... kenapa tiba-tiba saya jadi menciut? Maka lagu lama dodY sang emosional pun ternyanyikan kembali di ruang rapat tersebut, hehehe! Untungnya kawan saya cukup sabar dalam meredam amarah tersebut.

Di siang harinya, saya pun "terpaksa mbabu sekali lagi" pada sebuah rapat di tempat yang berbeda. Seharian kok rapat sana-sini... dasar... rapat yang aneh *Tora Sudiro mode on* :-p Karena semua orang sudah berasa gila maka pengarahan buat saya pun menjadi sedikit terbengkalai. Belum lagi beberapa kesulitan teknis yang dihadapi turut memperparah hari saya. Aduh.. duh.. serasa ngga produktif banget! Lelah yang begitu mendalam... pengen marah... berasa kesel... tapi mau ngamuk sama siapa? Bete pisan deh :-(

<<< ... *bunyi genderang bergemuruh* ... >>>

Beberapa hari sebelumnya saya menghadiri sebuah acara job fair dari salah satu mega-company di negri ini. Ya, dia lah PT. Astra International Tbk. yang melancarkan rekrutmen untuknya serta berbagai anak perusahaan yang menyertainya. Memang sih, status kelulusan belum saya raih... namun hal itu tak cukup untuk mengehentikan saya untuk mencoba. Perusahaan memberikan kesempatan bagi mahasiswa yang sedang menjalankan tugas akhir (skripsi) untuk ikut dalam proses rekrutmen ini. Dua bulan adalah tenggat waktu yang diberikan untuk mencapai kelulusan. Saya pun dengan penuh optimisme memutuskan untuk mencoba peruntungan saya kali ini. Hahaha.... nekat aja, yang penting 'kan semangatnya :-) *SEMANGAT... SEMANGAT... AYOOO SEMANGAT* Dengan susah payah, berbagai dokumen yang diperlukan untuk kelengkapan administrasi pada job fair tersebut berhasil saya urus. Lega sudah pada saat selesai mengumpulkan berkas saya. Hari-hari yang berasa begitu panjang pun akhirnya berlalu juga.

Dan harapan tinggi itu pun selalu menyertai saya. Hahaha... Astra gitu loh! Ngejreng banget... "kinclong" kalo orang Jawa bilang :-p Bener-bener perusahaan impian gitu deh :-) Tak pelak banyak orang yang mengidamkan untuk dapat berkarya padanya, dan saya pun menjadi salah satunya. Setelah melalui hari yang melelahkan maka pada Jumat petang itu saya menyempatkan diri ke kampus untuk melihat kabar "peruntungan" itu :-)

Satu per satu saya perhatikan nama-nama yang terpampang di papan pengumuman tersebut. Memang ada sih yang namanya Dody... tapi tak memiliki Priambodo sebagai nama belakangnya. Uuugghhhh... *sedih* (hehe... setidaknya dia cukup prospektif menjadi anggota Dody Club saya itu *LOL*). Ada pula yang bernama belakang Priambodo, namun tentu saja tak memiliki nama depan Dody seperti yang saya harapkan. Sekali... dua kali... tiga kali saya ulang lagi... melihat kembali... sederetan nama yang terpampang di situ. Oh well, dalam keletihan yang masih juga bercokol di badan ini, saya pun berucap "Good bye, Astra! Kegagalan ini lah yang menghentikan saya pada tahapan seleksi selanjutnya.

Dengan sedikit bersenyum simpul tampaknya saya benar-benar paham akan biang kegagalan ini. Hehehe... sudah begitu jelas jawabnya: IPK :-)) Dari sederetan nama yang terpampang di situ tampak beberapa yang saya kenali. Mereka tak lain adalah beberapa sabahat seperjuangan saya dalam menimba ilmu di bangku kuliah. Saya tahu persis mereka adalah mahasiswa idaman dengan angka IPK yang bisa bikin mata saya pedes saat melihatnya. Sebagai mahasiswa dengan serangkaian pengabdian "hura-hura" saya terhitung berani mati alias bondho nekat dalam berkompetisi dengan mereka. Hahaha, bermodalkan IPK cekak dan 2.5 tahun pengalaman kerja seperti ini sama saja saya "cari mati" dalam berhadapan dengan mereka. Yo wis lah... gak kerjo nang Astra gak patheken :-p

Maafkan sumpah serapah tadi, becanda doang kok :-) Saya benar-benar ikhlas menerima ini. Mungkin memang bukan jalan yang terbaik bagi saya untuk berkarya di sana. Sambil tetap berusaha dan berdoa, saya berharap Tuhan memberikan jalan yang terbaik sebagai penggantinya. Gagal di Astra tidak harus menjadi penghalang untuk mencari yang lainnya. Semoga Tuhan menggantikannya dengan yang lebih baik dari ini. Amien!

Terlepas dari kelabu yang mewarnai hari itu, saya berharap kisah ini mampu memberikan inspirasi tersendiri bagi anda semuanya! Tetap lah berusaha sekuat tenaga dengan didampingi doa yang tulus dan ikhlas. Sing penting saiki skripsi-ne ndang dimare'-no, rek! Gek ndang lulus ndang golek gawe sing luwih apik! Bener tho? Hehehe! Semoga indahnya cinta selalu mewarnai keceriaan hari-hari anda! Sukses selalu dalam karya dan cipta!

groetjes,

dodY
xxxx

PS. Sayangku, I miss you so much!

posted by dodY @ 14:49




Dody Priambodo
Jakarta, Indonesia
mazuta2222@yahoo.com

dodY defines himself as a self-proclaimed late-twenties plain guy. after... God knows how many years, he finally managed to get out from FE Univ. Airlangga. lately, figuring out how to enjoy the heavy workload and endless boredom at work seems to be a challenging adventure. this guy considers himself highly energetic and vibrant, yet balancing banalities of being an incurable drama queen proves to be a full-time challenge. he sees himself clamored by surroundings of good friends that last for a lifetime. how? by ruling the cyber world for sure! this man confidently regards himself as half-Queenslander and being a huge fan of Brisbane Broncos is only a matter of local pride.

dodY lures himself into watchable flicks, smooth jazz, and delectable food. healthy recipes? oh, that stands merely as an unnecessary option! dodY claims himself a huge fan of Hanshin Tigers as a cover-up of having lack interest in sport. he lays great admiration on Carol Shields as much as his enjoyment toward her works. dodY finds an ultimate pleasure on his addiction to "jalan-jalan"; which refers to plenty of travel with lots of leisure. and, oh! this fellow thinks himself as an expert in Community-Development issue in the future. now, let dodY develop himself to behave well for the sake of a community to exist!


blog ini lebih cihuy dibuka pake Get Firefox! cobain deh!
ShoutBox
Previous Posts
Archives
Navigation
Credits
Powered by Blogger.com
Comments Powered by Haloscan.com
visit pralangga.org