<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d6735511\x26blogName\x3ddodYmania+-+a+daring+adventure\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dBLUE\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://dodymania.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3den_US\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://dodymania.blogspot.com/\x26vt\x3d907746932591289706', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
a daring adventure...
Profile | Blog | Fellow Blogger | Links | Gallery
Sunday, October 31, 2004
akang... stay safe di sana yah...

Barusan dapet pesan dari si aKang yang isinya rada bikin khawatir aja:

Monriovia has been in state of emergency. All international staffs of UNMIL have been evacuated from their residences and gathered at the Headquarters. I will be in most of time offlines or perhaps some shot period of online. I shall be in touch with you as soon as situation gets better. It was reported that 96 deaths of the local people during the exchange of fire took place yesterday, 28 Oct 2004 betwwen the rioters and UNMIL Forces... Please pray for our safety here

Hati2 yah di sana! Kita semua di sini ikut doain semoga baik2 aja di sana.

dody
xxxx
selengkapnya/read more...

posted by dodY @ 01:14

Saturday, October 30, 2004
punya (hampir) 4 kartu kredit? hehe :-)



G'day minna-san! Apa kabar semuanya? Sorry untuk penantian yg cukup lama untuk update blog ini! Hehe, biasa lah.. lagi penuh semangat ke kampus (insyaf pula) utk ngurusin skripsi yg entah kapan akan selesai :-p Jadi.. gimana kabar? Hope this finds you all well as I'm doing fine here.

Kaget baca judul di atas? Hehehe... sorry kalo rada offensive ya! Soalnya, hari gini ngomongin soal kartu kredit memang bikin sensi aja :-) Masih merujuk pada posting sebelumnya... akan betapa seringnya kita take things for granted... kali ini urusannya ama kartu kredit. Jadi, buckle up.. brace yourself for this spectacular story of the week! Hehe.. ember banget!

Memang mungkin benar adanya kalau jeratan kartu kredit bisa membuat kita mati tak berkutik... namun dengan penggunaan yg "sakinah-mawadah-dan-warohmah" (waakkss!! penggunaan khasanah kebahasaan yg religius) kiranya hal itu tak perlu terlalu merepotkan! Apalagi kalo mesti bertransaksi on-line! Mo bayar pake Debit BCA? Haha.. ngaco aja kali yah! Belum lagi utk transaksi dengan nominal yg besar... repot pisan kan kalo mesti bawa banyak uang tunai?! Tapi masalahnya.. utk bisa dapetin "uang plastik" ini memang ngga gampang! Secara pihak bank / penerbit kartu kredit ngga sembarangan memberikan kepercayaan itu kepada semua orang! Nah... ini lah yg menjadi pelajaran berharga bagi saya!

Untuk bisa mendalami kisah ini kita perlu kembali melalui sebuah kilas balik ke akhir tahun 2001, saat saya masih berkarya di sini. Dengan sedikit dipaksa oleh agent kartu kredit, akhirnya terjerat pula saya utk mengisi aplikasi kartu kredit itu! Lalu.. bagaimana persyaratan minimum annual income yg disyaratkan oleh bank? Hehe... ternyata ungkapan "tak ada yg tak mungkin" memang berlalu di Indonesia! Tokcer pula adanya! Dengan sedikit ilmu sulap, aplikasi saya disetujui pula tanpa banyak ba-bi-bu! Dan, tak sampai dua tahun masa keikutsertaan saya... pagu kredit itu pun dinaikkan secara bertahap oleh bank! Hehe.. mereka tak tahan dengan perihnya mata saat melihat tagihan saya yg selalu selangit itu :-) Gila deh... kerjaan boleh saja kuli, tapi tagihan kartu kredit ngga mau kalah ama bos! Hahaha!

Pertengahan tahun 2002 saat saya berencana berangkat ke Jepang utk melaksanakan program pertukaran yg diselenggarakan JICA kejadian mengenai kartu kredit terulang kembali. Ayah saya menyiapkan rencana keberangkatan itu dgn selembar kartu kredit (sbg supplementary card dari rekening yg sudah dimilikinya) untuk berjaga-jaga demi kepentingan yg mendesak. Meski keberangkatan saya kala itu tak sampai terlaksana, toh aplikasi kartu kredit itu disetujui juga oleh pihak bank. Semakin penuh juga dompet saya! Sudah ada satu kartu kredit milik sendiri dari HSBC, kini ketambahan satu lagi dari kartu dari Bank Niaga. Hehehe... tenang! Ini kartu tambahan dari rekening ayah saya... jadi bukan sepenuhnya milik saya! Jangan sensi dulu yah ... :-)

Oh ya.. sekedar intermezzo: kartu kredit dari ayah saya itu ternyata memang bener2 terpakai utk keperluan mendesak! Thai Airways memang paling kejam kalo utk urusan bagasi extra! Lumayan juga tuh.. dari sekitar xx kg (sengaja jumlah yg sebenarnya di-sensor utk melindungi para pelaku kejahatan, haha) kelebihan "muatan" group kita hanya diakui 5kg yg perlu dibayar! Udah gak punya duit cash (maklum, namanya juga banci shopping) dan kalo ngga dibayar kita bener2 ngga bisa pulang! Tak pelak.. tengah malam (saat transaksi berlangsung) pihak bank mengkonfirmasikan hal ini pada orang tua saya! Hahaha... saya rasa bagus juga saat terjadi trx dlm jumlah nominal besar, di luar negri pula (sebuah pola yg tak lazim?) pihak bank berusaha mengkonfirmasikan sebelum "pintu" approval itu "dibuka" :-)

So guys, pesan moral dari kejadian tadi adalah: next time you fly with Thai Airways


jangan coba-coba berpikir utk melawan mereka dalam urusan excess luggage! Jangan terkecoh dengan motto "Smooth as Silk" serta genuine Thai hospitality yg mereka promosikan! Apalagi dengan senyum manis dari flight attendant mereka...


semanis ini...


atau bahkan seindah yg ini...

karena dibalik senyum indah itu ternyata tersimpan sebuah kekejaman yg mendalam! Hahaha!

OK...!!! Kembali ke kisah kartu kredit! Cerita kepemilikan kartu itu tak berhenti begitu saja! Sudah ada dua kartu, kini kartu ketiga menanti datang :-) Mendekati pertengahan tahun ini HSBC berusaha mati-matian menghubungi saya! Berusaha membujuk utk saya mengajukan aplikasi utk Visa (sebelumnya saya menggunakan Master Card) sehubungan dengan promo yg sedang mereka jalankan. Instant approval, Bpk. Dody! Jadi ngga pake nunggu proses survey dan verifikasi seperti pada aplikasi biasanya! Gartis iuran tahun pertama serta ada bonus jam tangan pula! Bapak hanya perlu mengisi formulir dan foto kopi KTP! Beres! Begitu kira-kira ucap si staff HSBC! Orang bank emang pinter banget yah kalo soal membujuk, merayu dan menipu gini yah! Hahaha... kalo ada yg merasa jangan tersinggung yaaaaah :-) Dan benar adanya! Ajaib!!! Hanya dalam hitungan sekitar 3-4 minggu, kartu kredit yang ketiga sudah mengisi dompet saya! Hwaaaaaa....

Saya pikir memang dunia sudah gila! Dengan status saya sebagai pengangguran yang sudah tak lagi berkarya... tak punya income.. tapi kok ya mereka berani-beraninya membuka pintu approval proses aplikasi kartu kredit itu! Ini.. saya yang terlalu rakus atau kah bank yg terlalu bego yah? Hehehe, silakan jawab sendiri! Jadi bagaimana rasanya punya 3 kartu kredit sementara saya sendiri ngga punya income? Jawabannya: feels like HELL :-) huahua!!!

Sekali lagi.. kisah itu tak berhenti di sini! Sebulan setelah itu.. kembali Bank Niaga menelpon saya dengan penawaran serupa! Gila... kompetisi penerbitan kartu kredit dalam industri perbankan kita memang sengit adanya! Sampai begitu gencarnya promosi itu tak pandang bulu... saya pun terkena serangan itu juga! Instant approval, Bpk. Dody.. free first annual fee... bla.. bla.. bla... Hahaha.. dalam urusan bujuk rayu ternyata mereka semua saja!!! Tak perlu banyak bicara: "Mbak, saya tuh udah punya 3 kartu kredit aja rasanya udah kayak orang mo mati! Nah ini mo ditambahin satu lagi jadi empat? Hmm.. kayaknya ngga deh! Terima kasih... Selamat siang! Klik.. dan telpon itu saya tutup! Hehehe... coba bayangkan apa jadinya kalo saya benar2 mengambil tawaran itu?! Tidak! Cukup sudaahh :-P

So.. the moral of the story is: saya (dan mungkin kita) mungkin terlalu banyak / sering taking things for granted! Di negri kita banyak bank memang belomba-lomba (seperti layaknya rumah produksi sinetron yg "kejar tayang") dalam menerbitkan kartu kredit. Di negri ini saya dengan mudahnya berani menolak tawaran aplikasi kartu kredit dari bank... bahkan untuk tawaran instant approval sekali pun! Hahaha.. sombong banget yah! Bayangkan... di negri ini hal itu mungkin tidak bisa berlangsung semudah yg saya sebutkan tadi. Belum lagi dengan bapak yg satu ini yg mana usahanya utk mengajukan aplikasi kartu kredit belum juga berhasil... secara persyaratan yg harus dipenuhi memang yg benar2 ribet adanya :-) Apa yg begitu mudah saya "dapatkan" di negri sendiri ternyata tidak selalu begitu adanya di negri lain. Jadi pesan saya: DON'T TAKE THINGS FOR GRANTED!!!

Terima kasih anda telah menyimak forum curhat online bersama saya Dody Priambodo; kita akan kembali di hari dan waktu yang sama minggu depan! Tetaplah bersama dodYmania :-) Sampai jumpa! (hehehe... udah kaya' Metro TV yah?). Have a hardrocking weekend, minna-san!

regards,

dodY
xxxx
selengkapnya/read more...

posted by dodY @ 22:54

Sunday, October 24, 2004
Hiduplah Indonesia Raya...



G'day minna-san! Pakadabra neh? Weekend ini rada berasa seger aja.. so I hope this finds you all well! Kaget baca judul di atas? Hehehe... bukannya mau jadi sok nasionalis.. tapi kiranya apa yang saya tulis di bawah ini patut menjadi bahan bacaan "menarik" sekaligus "menyentuh" bagi kita semua! Hehe.. penasaran? Mari kita ikuti kisahnya berikut ini :-) *sumpah, bahasanya garing bgt!*

Alkisah.. bbrp hari lalu saat membaca harian Kompas sempat saya dibuat "tersenyum" akan salah satu isi iklan yg tercantum didalamnya. Sepintas memang tampak seperti iklan-iklan yang lain: ucapan selamat atas terpilihnya (dan dilantiknya) SBY-JK sebagai pasangan Presiden-Wapres periode 2004-2009, tapi kiranya ada yang "sedikit" istimewa di dalamnya :-)

Yang istimewa adalah pihak sponsor dari iklan tersebut! Terdiri atas bbrp pemerintah daerah tingkat II dari berbagai wilayah di Indonesia. Lalu.. apa yg istimewa dari hal itu??? *tanda tanya besar mode on*

Buat Anda yang "dibesarkan" atau "pernah dibesarkan" di Indonesia.. tentunya tak asing dengan pelajaran IPS atau Geografi yang menyertainya. Selama dalam kurun waktu yang cukup lama otak kita "diracuni" oleh berjejalnya informasi ttg kekayaan alam negri ini... Sempat ada suatu jokes yang menyebutkan bahwa salah satu indikator keaslian anda sebagai seorang Indonesia sejati adalah: "You know exactly how many islands Indonesia has" :-)

Nah, masih berkaitan dengan hal itu... daftar yang saya sampaikan dibawah ini akan sedikit "menguji" hasil pendidikan selama anda dibesarkan (pernah dibesarkan) di Indonesia. Bukan sebuah daftar akan pulau-pulau di Indonesia... tapi yah itu tadi... beberapa kabupaten di Indonesia yg menjadi co-sponsor dari iklan yg saya sebutkan di atas.

Indonesia itu sangat luas... jangan hanya dibayangkan Jabotabek dan sekitarnya... Surabaya dan sekelilingnya! Untuk "menyindir" teman-teman semua yg mungkin berpandangan "sempit"... kini saatnya utk memperluas khasanah pengetahuan dengan lebih sering membuka peta Indonesia anda! Hehehe... siapkan diri anda utk sebuah pengalaman menegangkan ini :-)

Dari daftar kabupaten berikut ini... tahukah anda di mana letak keberadaan mereka?

1. Nunukan
2. Kepulauan Riau
3. Sarmi
4. Musi Banyuasin
5. Deli Serdang
6. Waropen
7. Kutai Barat
8. Tabalong
9. Pakpak Bharat
10. Teluk Wondama
11. Nagan Raya
12. Kuantan Singingi
13. Manokwari
14. Pasaman
15. Padang Pariaman
16. Rokan Hulu
17. Siak
18. Bengkalis
19. Tulungagung
20. Yahukimo (sounds like Japanese name, huh?!)
21. Jember
22. Tanah Bumbu
23. Rejang Lebong
24. Barito Kuala
25. Alor
26. Tanggamus
27. Magelang
28. Kendari
29. Raja Ampat
30. Indragiri Hulu
31. Fak-fak
32. Bengkulu Utara
33. Enrekang
34. Kaur
35. Pulang Pisau
36. Tebo
37. Murung Raya
38. Teluk Bintuni
39. Ogan Komering Ulu Selatan
40. Bungo
41. Selayar
42. Temanggung
43. Sekadau
44. Manggarai Barat
45. Mappi
46. Blitar
47. Tuban
48. Barru
49. Musi Rawas
50. Aceh Jaya
51. Aceh Tengah
52. Bener Meriah
53. Pidie
54. Melawi
55. Sintang

Dan ternyata... saat saya menguji diri sendiri pun hasilnya cukup mengecewakan! Dari sederatan nama kabupaten itu hanya sebagian kecil saja yg berhasil terekam dalam memori saya. Mereka adalah:

#1 Kalimantan Timur
#2 jelas banget.. Kepulauan Riau gitu loh :-)
#4 Sumatera Selatan
#5 Sumatera Utara
#13 Papua (hhmm.. skrg udah splitted jd bbrp provinsi terpisah 'kan?)
#14 & 15 Sumatera Barat gitu loh... rugi lahir di Payakumbuh kalo ngga ngerti beginian :-)
#18 Riau
#19 & 21 Jawa Timur rek!
#27 Jawa Tengah
#28 Sulawesi Tenggara
#31 Papua (idem ama #13)
#32 Bengkulu gitu looohh... so obvious, huh!
#42 Jawa Tengah tentunya...
#46 & 47 Jawa Timur... sempet tinggal di Tuban :-)
#50, 51 & 52 Nanggroe Aceh Darussalam

Bener ngga seh jawaban saya di atas? Bagaimana dengan anda semua? So... you think u're "Indonesian" enough? Boleh lah ngaku orang Indonesia kalo sehari ngga (belum) makan nasi perut berasa keroncongan (seakan belum ada yg lengkap)... tapi bagaimana dengan skor Anda dari "quiz" di atas? Kalo yang bisa sukses jawab bener semuanya... siap-siap mendapatkan rejeki Ramadhan dari saya :-) Hehehe... apa'an seh LOL :-p

Have a hardrocking weekend, minna-san! Take care! Sukses selalu dalam karya dan cipta!

regards,

dodY
xxxx
selengkapnya/read more...

posted by dodY @ 23:46

Saturday, October 23, 2004
it's Ramadhan... it's Ramadhan...



ya Allah... saya mohon maaf banget! Udah hari keberapa bulan suci ini... baru skrg saya posting ttg Ramadhan! Yang penting selamat berpuasa aja buat semuanya... minna-san... sahabat Blogger dimana pun berada.

Ngga tau ge-er ato gimana... kayaknya memang Ramadhan kali ini lebih berkesan dari sebelumnya. Paling tidak intensitas dan kualitas saya dalam berdialog dengan Tuhan mengalami peningkatan yg cukup signifikan! Tapi tentu saja... semua ini dibarengi dengan berbagai cobaan yang tak kalah maha dahsyat itu! tentunya saya berharap ini semua menjadikan saya lebih tegar menghadapi segala ujianNya! dan yg pasti... pelajaran berharga buat kita semua :-)

sekalian juga... di bulan suci yg penuh berkah ini dodY memohon dibukakan pintu maaf selebar-lebarnya kepada segenap rekan-rekan semuanya. begitu juga dgn temen2 yg lain... kalo ada salahnya pasti saya maafkan kok! so.. kita impas yeeee :-)

Take care aja buat semuanya! Sukses selalu dalam karya dan cipta :-)

Wassalam Wr Wb.

dodY
xxxx
selengkapnya/read more...

posted by dodY @ 13:19

Monday, October 18, 2004
ya Allah.. berikan kekuatan atas cobaanMu ini...

kiranya saya harus belajar banyak akan tiada di dunia ini yg abadi! tak ada yang mengira bahwa musibah itu terjadi begitu cepat! tak ada pula firasat aneh yg memberikan tanda2 kejadian itu!

siang ini salah seorang sahabat dekat saya tertimpa musibah! rumahnya hangus terbakar... ludes! semuanya habis! tak tahan saya harus mengalirkan air mata di kala di telpon dia mengucurkan air mata! menggambarkan duka yg begitu mendalam! saya kehilangan rumah, dod! saya ngga punya rumah lagi! ..... (hening.. hanya isakan tangis yg saya dengar.. dan saya keluarkan)


pilu kedukaan itu.... (photo courtesy of Jawa Pos Daily)

[for complete coverage, see more at http://www.jawapos.com/index.php?act=detail_c&id=136190]

minna-san... entah bagaimana lagi saya harus menggambarkan kedukaan itu! masih terngiang bagaimana derai dan isak tangisnya membuat saya juga ikut merasakan sedih itu! begitu mendalam! betapa saya juga merasakan pilu itu begitu mendalam....

bahkan hingga saya sholat dan mengaji malam ini... tak tahan pula saya mengeluarkan air mata. ya Allah... memang bukan saya yang mengalami ujian ini... tapi saya tetap saja ikut merasakan duka itu. kali ini sahabat saya... orang yg dekat di hidup saya harus menjalani ujian berat ini.

pernah kah anda melihat berita di tv yg menggambarkan orang2 yg menangis... berteriak... menjerit... melihat rumahnya terbakar habis oleh si jago merah? well.. itulah yg saya "lihat" dari sahabat saya ini. tak disangka sama sekali... kejadian yg begitu jauh (seakan hanya "bisa" kita saksikan di tv) kini bener2 terjadi di "dekat" kita!

sebel banget.... saya ngerasa jengkel! saya ngga bisa bantu apa2 neh! secara materi pun saya juga terbatas! secara moral... saya bahkan tak punya nyali utk mendekatinya! bukannya apa... bagaimana jadinya kalo saat mendekatinya saya justru tiada tahan meneteskan air mata? kiranya saya masih perlu "mengumpulkan" kekuatan utk bisa kasih support ke dia.

saya merasa akan betapa kecilnya manusia ini! begitu rapuh.. akan sebuah ujian dari Tuhan! kiranya saya masih harus belajar banyak! akan betapa manusia ini begitu lemah di depan Tuhan! tak pantas lah kita merasa congkak... merasa hebat... secara masih ada Tuhan yg Maha Besar dengan segala kekuasaanNya! waktunya merenung akan betapa selama ini kita terlalu banyak meremehkan kekuatan Tuhan! waktunya belajar akan kita sebagai manusia harus senantiasa tabah menjalani cobaan!

terima kasih buat Tobey utk seluruh bentuk support yg amat berarti buat saya! Sahabat Blogger yg satu ini memang Tobh abis deh... sesuai dengan namanya :-) Tob... nuhun pisan yah! Kejujurannya dalam memandang berbagai hal kiranya patut menjadi pelajaran tersendiri bagi kita! Akan kita yg harus berusaha tegar... bagaimana bisa kita menolongnya yg sedang sedih... dgn diri kita yg ikut-ikutan hancur? Ya... justru kita yg harus kuat dan tegar dalam memberi semangat utk-nya! Air mata saya adalah hal terakhir yg dia butuhkan! Semangat saya adalah apa yg dia butuhkan saat ini!

terima kasih juga buat Bang Ndy utk semangatnya juga! Mengingatkan saya utk selalu tegar! Dengan kata-kata yang lembut.. serta berbagai Sabda Tuhan yang menyejukkan hati :-) Sebuah reminder yg amat menyentuh... akan bagaimana Tuhan sesungguhnya amat mencintai umatNya meski itu sedang menguji kita. So, bagaimana minna-san.... bukankah rahmatNya begitu besar?! Saatnya bersyukur utk segala rahmat-Nya :-)

minna-san.. minta dukungan dan doa-nya supaya sahabat saya bisa lebih tegar dan tabah menghadapi cobaan ini. doakan saya pula agar dapat lebih kuat dalam memberinya semangat melewati cobaan ini.

-dody yg bersedih memohon pada Tuhan utk diberikan kekuatan-
selengkapnya/read more...

posted by dodY @ 21:19

Tuesday, October 05, 2004
terima kasih Tuhan utk kebahagiaan itu...



entah sudah berapa lama saya tidak merasakan kebahagiaan itu... tapi mungkin ini lah kerja dan kuasa Tuhan Yang Maha Adil. hehehe... detail ceritanya menyusul yah... saya cuma mo bilang Tuhan telah memberikan kebahagiaan itu dengan begitu indahnya! Seakan tak percaya, hingga kini pun saya tiada hentinya berucap syukur kepadaNya :-)

salam,

dodY
xxxx
selengkapnya/read more...

posted by dodY @ 18:41




Dody Priambodo
Jakarta, Indonesia
mazuta2222@yahoo.com

dodY defines himself as a self-proclaimed late-twenties plain guy. after... God knows how many years, he finally managed to get out from FE Univ. Airlangga. lately, figuring out how to enjoy the heavy workload and endless boredom at work seems to be a challenging adventure. this guy considers himself highly energetic and vibrant, yet balancing banalities of being an incurable drama queen proves to be a full-time challenge. he sees himself clamored by surroundings of good friends that last for a lifetime. how? by ruling the cyber world for sure! this man confidently regards himself as half-Queenslander and being a huge fan of Brisbane Broncos is only a matter of local pride.

dodY lures himself into watchable flicks, smooth jazz, and delectable food. healthy recipes? oh, that stands merely as an unnecessary option! dodY claims himself a huge fan of Hanshin Tigers as a cover-up of having lack interest in sport. he lays great admiration on Carol Shields as much as his enjoyment toward her works. dodY finds an ultimate pleasure on his addiction to "jalan-jalan"; which refers to plenty of travel with lots of leisure. and, oh! this fellow thinks himself as an expert in Community-Development issue in the future. now, let dodY develop himself to behave well for the sake of a community to exist!


blog ini lebih cihuy dibuka pake Get Firefox! cobain deh!
ShoutBox
Previous Posts
Archives
Navigation
Credits
Powered by Blogger.com
Comments Powered by Haloscan.com
visit pralangga.org