<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d6735511\x26blogName\x3ddodYmania+-+a+daring+adventure\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dBLUE\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://dodymania.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3den_US\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://dodymania.blogspot.com/\x26vt\x3d907746932591289706', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
a daring adventure...
Profile | Blog | Fellow Blogger | Links | Gallery
Tuesday, April 11, 2006

 A Different Kind of Celebration

Pencapaian sejumlah angka yang menunjukkan usia seseorang bisa jadi merupakan sebuah momen istimewa untuk dirayakan. Sebuah pesta layak digelar sebagai penanda rasa syukur. Jika hidupmu adalah sebuah anugerah Oscar, mungkin perhelatan ini pantas dilaksanakan di Kodak Theater :-) Dan bila hari ini adalah puncak Cannes Film Festival, tidak lah berlebihan bagi seorang movie enthusiast seperti dirimu untuk mendapatkan anugerah Palm D'Or. Namun jika ini adalah hidup seorang manusia biasa, maka lupakan semua anugerah perfilman tadi. Dengan adanya kehadiran keluarga dan sahabat yang senantiasa mencintaimu, apa lah yang mampu menandingi keindahan itu semua?

Bagaimana kamu merayakan ulang tahunmu kali ini, Nauval?

Adakah itu sebuah santap siang atau malam dengan sajian yang begitu menggoda? Atau justru dengan sebuah acara traktiran nonton bareng film kesukaanmu? Atau kah sebuah acara piknik di kebun yang penuh dengan canda dan tawa bersama keluarga dan sahabat? Bagaimana dengan perayaan "hening"? Melewati hari ulang tahun kali ini dengan acara renungan sunyi? Apa pun bentuk perayaan itu, aku yakin kesemuanya akan memberikan arti yang dalam bagimu.

Entah untuk keberapa kalinya aku harus kembali memohon maaf padamu. Atas ketiadaanku di dekatmu pada saat yang membahagiakanmu seperti ini. Sekian lama waktu telah berlalu, dan entah sudah berapa kali aku melewati kesempatan untuk menjadi saksi saat-saat bahagia dalam hidupmu. Dan kini, untuk sebuah kompensasi atas "dosa-dosa" di masa lalu, aku ingin membayarnya. Aku tahu ini tidak akan pernah cukup menutupi semua itu, tapi tak apa lah! Sisanya gue bayar nyicil, yah? Secara hari gini semuanya pada seret gituh, hehehe :-))

OK! Aku memang tak bisa hadir di perayaan ulang tahunmu kali ini. Sebagai gantinya, boleh lah aku mengutus menghadirkan Ang Lee, sang sutradara kenamaan, untuk menyampaikan pidato ucapan selamat dariku di pestamu. *Ang Lee berjalan penuh percaya diri lalu berhenti tepat di hadapan Nauval, kemudian meraih secarik kertas dari sakunya dan menggapai mikrofon lalu memulai pidatonya*:

"Hari ini, 11-April, dua-puluh-tujuh tahun silam seorang anak lelaki bernama Nauval Yazid dilahirkan. Berjuta harap dan doa dari sang ayah dan bunda dipanjatkan agar dirinya kelak mampu menjadi manusia yg mulia. Tak perlu berkata panjang lebar, saya telah membuktikan bahwa doa itu terjawab adanya. Melalui kebersahajaan dirinya, Nauval mampu menyentuh dan menyejukkan hati banyak sahabatnya. Memberikan arti yang mendalam akan besarnya makna sebuah persahabatan.

Di hari ini, boleh lah saya mempersembahkan sesuatu yang spesial pada momen ulang tahun yang menjadi saat istimewa baginya. Saat yang tepat utk melihat kembali apa yg telah dilalui selama ini sekaligus menaruh harap dan doa untuk meraih yang terbaik pada masa mendatang. Dan semoga doa-doa itu terjawab nantinya.



Dengan turut merasakan kebahagiaan itu, maka kiranya saya patut berucap selamat kepadanya. Memohon kepada Tuhan agar senantiasa diberikan kesehatan yang bermanfaat, hati, jiwa serta pikiran yang tenang baginya. Juga senantiasa diberikan bimbingan olehNya menuju kedewasaan dan kematangan dalam berpikir, berucap dan bertindak. Tak lupa diberikan kesabaran dan hati yang besar dalam melintasi perjalanan usia. Serta diberikan rizki yang berkecukupan untuk dapat hidup mulia dan mampu membagi kebahagiaan itu dengan orang-orang yang dikasihinya. Dan yang pasti senantiasa diberikan hati yang besar lagi santun untuk bisa selalu mensyukuri segala nikmat yang diberikanNya. Amien.

Selamat birthday alias happy ultah, Nauval! Wishing you all the very best. Hope to see you soon!"

*Ang Lee memasukkan kertas tersebut kembali ke saku* kemudian berjalan sambil tersenyum dengan menggenggam piala oscar di tangan kanannya *lho, iki acara opo, tho?* :-))

Mungkin benar, kali ini kamu memang merayakan dua-puluh-tujuh tahun perjalanan usiamu. Namun sesungguhnya aku menginginkan sesuatu yang berbeda. Izinkan aku untuk merayakan hari ini dengan cara yang tak seperti biasanya. Sekarang, aku hanya ingin merayakan sebelas tahun persahabatanku denganmu. Mungkin ini memang lah tak lazim. Tak heran, orang pun pasti mencibir, "apa yang perlu dirayakan dari sebuah persahabatan?" Atau, "memangnya ada hari ulang tahun persahabatan?".

Biar lah orang lain berkomentar sesuka mereka. Aku tetap berpegang pada keinginanku: "merayakan persahabatanku denganmu"...

Friendship tends to be taken for granted to some people. Begitu di puja di awal dan seiring waktu berjalan, keceriaannya pun semakin pudar. Bukan hal aneh kalau sapaan hanya terucap di saat tahun baru atau hari raya. Kadang mereka hanya dicari pada saat dibutuhkan. Tak jarang pertengkaran pun ikut menjadi bagian yang tak terpisahkan darinya. Tidakkah sebuah persahabatan yang selintas hanya terkesan sederhana sesungguhnya adalah sesuatu yang rumit? Sulit untuk mengelak, tapi memang aku telah mengalami kesemuanya itu.

Aku bersyukur atas persahabatanku denganmu...

untuk insiden haru-biru di jalan jombang (Kiki akhirnya tahu, ngga? hehehe)... untuk keusilanmu bersama Oki dalam surat kaleng yang jayus itu... untuk hari-hari indah EAN, MiSa EQ, serta English Weekend... untuk semua acara lomba yang diramaikan oleh PCC... untuk acara corn'an di belakang SMP3 yang legendaris dan juga es campur talun yang tak terlupakan... untuk riuh-rendah kehidupan dalam keluarga besar KendalPayakers dan Mitreka Satata... untuk berjuta-juta e-mailmu selama aku di Australia... untuk kesabaranmu selalu mengingatkanku untuk tetap mengingat Tuhan... untuk tetap mengobarkan semangat reformasi di kala aku tak bisa menyaksikan turunnya Soeharto dari tahta kepresidenan *jayus*... untuk hutang perjalanan ke Singapore yang entah kapan akan terbayarkan... untuk kesabaranmu hingga jatuh tertidur dalam membaca 14-halaman laporanku... untuk sepeda motorku yang raib entah ke mana... untuk tragedi parkir mobil di jalan bondowoso... untuk perjalanan penuh tantangan dengan mobilmu yang legendaris itu... untuk hutang empire of the sun yang selalu saja terlupakan... untuk seluruh online sessions di YM maupun MSN...

juga untuk keriaan bersama yang tak berperi di bunga sakura 17 (trio Komaris memang ga ada matinya); dan pastinya di mana pun kita berada bersama makhluk-makhluk KendalPayakers itu... untuk seluruh pembicaraan tengah malam yang bikin nyandu itu... untuk tetap berada di sisiku saat semua orang sudah tak lagi peduli... untuk tetap berkata jujur di saat aku tak bisa lagi mempercayai seisi dunia... untuk keberadaanmu di sisiku pada saat-saat aku menangis... untuk kesabaranmu menungguku di bawah derasnya hujan hanya demi makan bakso kota di soekarno-hatta *winks*... untuk tetap memberiku dukungan di setiap saat aku tersakiti dan meyakinkanku bahwa aku bisa melaluinya... untuk kesetiaanmu berkata bahwa aku tak perlu "mengemis" ke orang lain hanya untuk merasakan kebahagiaan... untuk kesediaanmu tetap menjawab telponku di tengah malam buta pada saat aku rindu hanya untuk mendengar suaramu... untuk kebesaran hatimu memaafkan aku dari kebencian...


Sekali lagi... untuk kebesaran hatimu menerima semua ini, karena aku hanya sanggup menuliskan dua paragraf untuk menunjukkan betapa aku bersyukur memiliki sahabat seorang dirimu. May this be a different kind of celebration to both of us.

Oh Nauval, this is just great: Happy Birthday!

posted by dodY @ 01:09




Dody Priambodo
Jakarta, Indonesia
mazuta2222@yahoo.com

dodY defines himself as a self-proclaimed late-twenties plain guy. after... God knows how many years, he finally managed to get out from FE Univ. Airlangga. lately, figuring out how to enjoy the heavy workload and endless boredom at work seems to be a challenging adventure. this guy considers himself highly energetic and vibrant, yet balancing banalities of being an incurable drama queen proves to be a full-time challenge. he sees himself clamored by surroundings of good friends that last for a lifetime. how? by ruling the cyber world for sure! this man confidently regards himself as half-Queenslander and being a huge fan of Brisbane Broncos is only a matter of local pride.

dodY lures himself into watchable flicks, smooth jazz, and delectable food. healthy recipes? oh, that stands merely as an unnecessary option! dodY claims himself a huge fan of Hanshin Tigers as a cover-up of having lack interest in sport. he lays great admiration on Carol Shields as much as his enjoyment toward her works. dodY finds an ultimate pleasure on his addiction to "jalan-jalan"; which refers to plenty of travel with lots of leisure. and, oh! this fellow thinks himself as an expert in Community-Development issue in the future. now, let dodY develop himself to behave well for the sake of a community to exist!


blog ini lebih cihuy dibuka pake Get Firefox! cobain deh!
ShoutBox
Previous Posts
Archives
Navigation
Credits
Powered by Blogger.com
Comments Powered by Haloscan.com
visit pralangga.org