<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d6735511\x26blogName\x3ddodYmania+-+a+daring+adventure\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dBLUE\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://dodymania.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3den_US\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://dodymania.blogspot.com/\x26vt\x3d907746932591289706', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
a daring adventure...
Profile | Blog | Fellow Blogger | Links | Gallery
Monday, May 03, 2004

 Local Ingredients with International Taste

Akhir pekan lalu seorang sahabat baik saya bercerita... akan banyaknya orang yang memuji tempat ia bekerja. Dari Zimbabwe sampai Surabaya hingga ke ujung dunia (hehe, maksa banget), pada intinya tempat dia bekerja adalah pokok pembicaraan tersebut... bukannya pekerjaannya itu sendiri, sebagaimana seharusnya percakapan itu berfokus! Tempat ia bekerja, sebuah perusahaan yg bergerak di bidang media, dikelola oleh orang lokal (sebutan u/ kita kaum pribumi sebagai counterpart mereka; kaum ekspatriat) namun disajikan dengan merk dan rasa "GLOBAL"! Hehehe, zaman gini emang yg namanya international taste kenceng banget sales-nya! Dalam dunia persaingan global, untuk bertahan hidup saja banyak perusahaan harus bernafas Senen-Kamis... let alone utk memimpin sebuah kompetisi yg teramat sengit itu! Bisa-bisa Senen-Jum'at nafasnya (weekend pada istirahat; waktunya dugem! hehehe!).

Namun ini bukanlah sebuah review bisnis dengan analisis yg mendalam! (Aduh, hari gini ngomongin manajemen portofolio? Saya kok tiba-tiba sakit perut yah? Hehehe!) Gampangnya begini deh... orang sering kali melihat kami sebagai sebuah ikon yg mewakili produk global dengan segala atribut yg melekat padanya! Tak sedikit orang berucap, "Oh, kerja di perusahaan "X" yah? Hebat itu... produknya bagus lhoo... international brand punya itu, terkenal... mahal lagi! Wah, seneng dong! Pasti gajinya gede yah?!". Oh, kejamnya dunia karya ini! Tega pula orang-orang itu menusuk perasaan kami! Saya "cuma dibayar segini" (sengaja tdk menyebutkan nilai nominal-nya.... aduh, hari gini ngomongin duit bikin sensi aja!) jadi bisa dibayangkan betapa rendahnya reward yg saya terima dan mahalnya status dan atribut yang saya pakai selama ini! Kami tak lebih dari sekedar pekerja kasar, hanya saja kostum kami ini lah yg mampu "menutupi" itu semua! Istilahnya "kuli" dengan tempat kerja ber-AC! Hahaha!

Mungkin "nasib" kami berdua memang tiada jauh berbeda! Toh, ujung-ujungnya urusan itu juga :-) Jadi teringat masa di saat saya dulu masih bekerja! Yang namanya "ocehan" semacam itu sudah bukan barang aneh lagi! Bahkan teman-teman di kampus hampir semuanya berpendapat serupa! Kiranya ini menjadi salah satu kesempatan buat saya dalam menyuarakan hati... akan apa yg anda lihat di depan mata tidak selalu itu lah yg benar-benar terjadi. Diakui atau tidak... meski berat adanya... benar pula pernyataan salah seorang kawan saya, "wah, kalau cuma segitu berarti memang ada yg ngga beres di kantor kamu, Dod!" Hehe, tampaknya kali ini memang saya harus setuju dengannya! Namun semuanya akan kembali "mentah" saat kita kembali pada alasan yg mendasar "...lalu saya mau makan apa? bagaimana dgn SPP kuliah, text books, tagihan kartu kredit, HandPhone, uang kos, transport dan seterusnya itu??!!". For the sake of survival ketangguhan kita dalam memegang idealisme seperti ini memang sedang diuji berat!

Tak perlu diributkan lagi! Saya bukannya akan mempertentangkan alasan-alasan tersebut! Memang seakan ngga ada habisnya perseteruan antara survival versus idealisme itu. Pilihan memang ada pada anda semua, dan keputusan apa pun yg diambil kiranya patut dihargai dan dihormati oleh semua pihak. Yang ingin saya sampaikan adalah... those international flavour doesn't always taste so good in your paycheck! Hahaha... saya ingin anda berpikir dua kali akan apa yg terlihat di luar tidak selalu sama indah di dalamnya! Jadi, jangan pandang kita ini bagaikan lampu neon yg menyinari signage perusahaan di jalan raya itu! Yang jelas, gemerlapnya citra perusahaan tidak berlaku di dompet kami! Hehe! Merk sih boleh aja internasional, tapi kalo masih saja berkutat dengan Pasar Pucang-minded apa bedanya dunk!?!? Lagi pula atribut, merk, dan nama perusahaan yang melekat pada kostum kami tidak pernah terdaftar dalam menu makan siang saya! Hehehe! Gila aja, mau makan merk yah?!

Ehhh... kebanyakan ngobrol sampe ngga kerasa udah waktunya makan siang! Cabut dulu yuk...

waiter says:
selamat siang, mas!

dodY says:
selamat siang!

waiter says:
mau pesan apa, mas?

dodY says:
yang spesial hari apa, mbak?

waiter says:
kita punya merchandise PT "X", dengan saus atribut PT "X" lalu...

dodY says:
hmm... yang lain deh, mbak!

waiter says:
bagaimana kalo mas coba steak merk "X" lengkap dgn gravy-nya image&atribut PT "X"...

dodY says:
yang itu ngga juga deh, mbak!

waiter says:
lalu? (dengan tampang bingung)

dodY says:
saya pesan yang lain aja...

waiter says:
mas mau pesan apa?

dodY says:
saya mau nasi hangat dan tempe penyet & sambel trasi, sayur asem sama empal goreng

waiter
(memasang wajah dengan penuh rasa heran)

dodY says:
minumnya es jeruk ya.... hehehe, ngga pake lama :-)

waiter says:
atau mas mungkin mau coba sandwich "international brand X" dengan...

dodY says:
ngga deh, mbak! makasih!

waiter says:
mas yakin neh... ini penawaran khusus lho! hanya utk hari ini...

dodY says:
makasih banget ya, mbak! tapi saya saat ini beneran laper!

waiter says:
tapi yg tadi itu spesial lho mas... ngga setiap saat kita punya penawaran khusus gini

dodY says:
mbak... kalo yg itu saya sudah "kenyang" setiap hari di kantor! Tapi skrg saya lapar beneran...

waiter says:
maksud mas?

dodY says:
saya perlu makanan yang "BENER-BENER ASLI" makanan "BENERAN"...

waiter says:
ditunggu ya mas... pesanannya siap 15 menit lagi (sambil pergi meninggalkan saya)

Dan benar... 15 menit kemudian semua pesanan saya sudah siap di meja! Hehe... kisah waiter tadi mungkin tidak sepenuhnya asli lho! Dengan sedikit tambahan bumbu sana sini semuanya jadi terasa gurih! Tapi satu yang pasti... nasi hangat + tempe penyet + sambel terasi + sayur asem dan empal goreng itu benar-benar nyata! Yummy... hehe, udah pada ngiler yah! Selamat datang di kehidupan seorang Dody Priambodo yang PALING NYATA!!! Selamat makan siang, teman-teman semua! Have a HardRocking day! Take care! Sukses selalu dalam karya dan cipta! Damai dan Cinta untuk Anda semua!

groetjes,

dody
xxxx

PS. Untuk sahabat saya: Thanks for the good times and inspiration! Next weekend jalan lagi yuuuk!!!

posted by dodY @ 15:18




Dody Priambodo
Jakarta, Indonesia
mazuta2222@yahoo.com

dodY defines himself as a self-proclaimed late-twenties plain guy. after... God knows how many years, he finally managed to get out from FE Univ. Airlangga. lately, figuring out how to enjoy the heavy workload and endless boredom at work seems to be a challenging adventure. this guy considers himself highly energetic and vibrant, yet balancing banalities of being an incurable drama queen proves to be a full-time challenge. he sees himself clamored by surroundings of good friends that last for a lifetime. how? by ruling the cyber world for sure! this man confidently regards himself as half-Queenslander and being a huge fan of Brisbane Broncos is only a matter of local pride.

dodY lures himself into watchable flicks, smooth jazz, and delectable food. healthy recipes? oh, that stands merely as an unnecessary option! dodY claims himself a huge fan of Hanshin Tigers as a cover-up of having lack interest in sport. he lays great admiration on Carol Shields as much as his enjoyment toward her works. dodY finds an ultimate pleasure on his addiction to "jalan-jalan"; which refers to plenty of travel with lots of leisure. and, oh! this fellow thinks himself as an expert in Community-Development issue in the future. now, let dodY develop himself to behave well for the sake of a community to exist!


blog ini lebih cihuy dibuka pake Get Firefox! cobain deh!
ShoutBox
Previous Posts
Archives
Navigation
Credits
Powered by Blogger.com
Comments Powered by Haloscan.com
visit pralangga.org